Sunday, October 16, 2011
Tindik dan Efek Sampingnya
Jika anda memilih untuk melalukan tindik yang dilakukan oleh profesional, kemungkinan untuk tertular penyakit bawaan lahir seperti hepatitis C, merupakan minimal. Ahli tindik profesional akan mensterilkan instrumen dan jarum di dalam autoclave(alat pengujian sterilisasi) untuk menghindari penyebaran penyakit dari klien-kliennya. Walaupun begitu masalah yang dapat ditimbulkan dari proses tindik ini tetap ada. Mengikuti petunjuk ahli tindik anda dengan seksama mengenai bagaimana cara membersihkan tindikan anda dapat membantu mengurangi potensi masalah dan mempercepat penyembuhan setelah pemasangan.
Parut/Bekas Luka
Saat membuat tindik, pada bagian tubuh manapun, pasti akan meninggalkan bekas walaupun anda sudah melepaskan aksesoris yang sebelumnya terpasang. Jika penindik anda adalah seorang profesional yang menggunakan jarum pengukur untuk aksesoris yang sesuai dengan tubuh anda, bekas luka dapat dikurangi. Kebanyakan bekas luka dari penindik profesional hanya sebesar ujung jarum, itu jika anda mengikuti perawatan setelah pemasangan tindik dengan baik dan benar juga saat melepaskannya.
Tindik yang dilakukan dengan ukuran besar, seperti ukuran 1 atau 8, akan meninggalkan bekas luka yang besar pula. Keloid, semacam jaringan bekas luka yang tumbuh disekitar dan diluar luka dapat timbul jika anda rentan terhadap keloid.
Iritasi
Iritasi pada bagian dalam atau luar kulit merupakan efek samping normal setelah proses tindik. Bergantung pada lama waktu penyembuhan untuk masing-masing jenis tindikan, karena lamanya berbeda-beda, tergntung juga pada sistem kekebalan tubuh dan perawatan setelah ditindik, bekas tindikan mungkin akan terasa iritasi sekurangnya 4 minggu sampai 1 tahun. Saat bagian yang ditindik mengalami iritasi, bagian tersebut akan terlihat bengkak dan memerah, dan memancarkan cairan bening, putih atau kekuningan, tergantung juga dengan seberapa ahli penindik anda. Bekas tindikan mungkin akan terasa gatal dan halus saat disentuh. Mencuci tindikan tiap hari mengurangi aksesoris menusuk dan membuat iritasi Mengganti aksesoris terlalu cepat saat masa penyembuhan juga dapat membuat tindikan terlihat iritasi.
Infeksi
Infeksi sangat mungkin terjadi pada tindikan tubuh manapung. Infeksi bakteri atau reaksi alergi merupakan hal yang wajar dalam proses penyembuhannya jika tidak dirawat dengan benar. Menggunakan aksesoris yang tidak sesuai pada tindikan yang baru dapat menyebabkan alergi. Bakteri dari tangan, jika terus-menerus menyentuh tindikan, dapat membuat infeksi.
Pendarahan
Pendarah merupakan hal yang umum selama prosedur penindikan dan selama beberapa jam setelahnya. Tindik dapat mengalami pendarahan jika mengalami gesekan dengan celana, selama olahraga yang dapat berisiko pada tindikan yang baru lebih baik dihindari dulu. Jika mengalami pendarahan maka aksesoris dapat dilepas atau menghubungi profesional untuk perawatan lebih lanjut.