Saturday, March 9, 2013

Penyebab & Pencegahan Tinnitus


Penyebab & Pencegahan Tinnitus
Tinnitus merupakan gangguan pendengaran yang umumnya sering disebut telinga berdengung. Orang dengan Tinnitus tidak mendengar suara yang sama terus-menerus, mereka dapat bervariasi dari dengung ke gemuruh, desis dan bahkan suara raungan. Dalam hal ini apapun itu bunyinnya yang jelas sangat mengganggu. Ini merupakan kondisi yang sangat umum dan sangat lazim pada kelompok usia 55-65. Tinnitus dapat disebabkan oleh banyak hal yang beragam pula, antara lain:

Faktor Usia

Semakin bertambahnya usia manusia akan mengalami gangguan pendengaran dan pengerasan pembuluh darah yang dapat menyebabkan suara berdengung, atau suara lain di telinga. Ini merupakan efek samping alami dari bertambahnya usia. 

Paparan suara keras

Kontak jangka panjang dengan suara keras dapat menyebabkan tinnitus. Musik bervolume keras, baik dari konser atau dari mendengarkan headphone terlalu keras, peralatan industri, senjata api merupakan sumber suara keras yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. 

Kotoran telinga yang menumpuk

Kotoran telinga memiliki tujuan untuk melindungi saluran telinga. Tapi jika Anda tidak teratur membersihkan telinga, kotoran telinga akan mengeras dan dapat menyebabkan tinnitus. 

Otosklerosis(telinga tengah tulang menjadi kaku)

Otosklerosis adalah suatu kondisi di mana tulang-tulang telinga tengah menjadi kaku yang menyebabkan masalah pendengaran. Otosklerosis biasanya kondisi genetik yang menyebabkan pertumbuhan tulang abnormal oada telinga. 

Penyebab Lain dari Tinnitus:

  • Infeksi telinga
  • Obat-obat tertentu
  • Penyakit telinga bagian dalam
  • Cedera kepala

Pencegahan 

Fokuslah kepada penyebab paling umum dari tinnitus untuk memilih pencegahan yang sesuai. Rawat tubuh dengan baik dan menjalani gaya hidup yang sehat. Menjaga tekanan darah normal dengan makan makanan yang sehat dan tidak lupa olahraga. Olahraga yang tepat dapat mengurangi stres dan jelas membuat fisik menjadi bugar dan fit. 

Hindari suara bising. Jika Anda bekerja di lingkungan dengan suara keras gunakanlah 'ear plug' atau headphone pengurang kebisingan. Ingat bahwa musik dengan volume keras berbahaya bagi kesehatan telinga, batasi volume pada headphone. Jika Anda suka menonton pertunjukan musik jangan terlalu sering, karena telinga membutuhkan istirahat dalam jangka waktu tertentu sebelum terpapar lagi oleh dentuman speaker konser.

Jaga kebersihan telinga Anda. Berhati-hatilah bagaimana Anda membersihkan telinga Anda. Dalam beberapa kasus menggunakan cotton buds sebenarnya hanya membuat kotoran telinga semakin padat. Gunakan obat tetes telinga jika Anda merasa tidak dapat mengeluarkan kotoran telinga dengan cara biasa.
 

Ear Candle Murah Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates

Privacy Policy - Contact